Akibat Video Asusila, AS Warga Plampang Berurusan Dengan Polisi

by -71 views

Sumbawa Besar, NTB – Warga Kecamatan Plampang gempar. Pasalnya, beredar video asusila seorang siswi sekolah menengah bersama teman lelakinya. Atas kejadian ini, polisi mengamankan tiga orang. Adegan ini diduga direkam oleh paman dari pemeran pria dalam video tersebut.

Kasat Reskrim Polres Sumbawa, Iptu. Ivan Roland Cristofel, S.T.K, yang dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. Peristiwa ini berawal pada Agustus 2021 lalu. Saat itu, korban sebut saja Bunga (bukan nama sebenarnya, red), datang ke rumah teman lelakinya berinisial AS (19) di salah satu desa di Kecamatan Plampang. “Korban dan AS ini sudah lama kenal. Tapi mereka baru pertama kali bertemu. Karena mereka sering berkomunikasi melalui media sosial,” ujar Ivan, akrab perwira ini disapa.

Di rumah tersebut, AS tinggal bersama neneknya. Karena, orang tuanya bekerja sebagai buruh migran di luar negeri. Saat itu, rumah tersebut dalam keadaan sepi. Korban kemudian bercerita kepada AS bahwa dia baru saja putus dengan pacarnya.

Saat itu, AS diduga membujuk korban. Akhirnya, dugaan persetubuhan itu terjadi. Perbuatan itu dilakukan di dalam kamar AS. Saat perbuatan layak sensor itu terjadi, pintu kamar dalam keadaan terbuka. Saat itulah, paman AS berinisial RS, masuk ke rumah dan merekam perbuatan itu.

Belakangan, lanjut Ivan, video asusila itu beredar di Kecamatan Plampang. Video ini ternyata juga diketahui oleh keluarga korban. Pihak keluarga, lalu melaporkan kejadian ini ke polsek setempat. Menyikapi informasi ini, Polsek Plampang langsung bertindak, dengan mencari pemeran dalam video asusila itu. Tidak lama, identitas terduga pelaku, orang yang diduga merekam dan menyebarkan video itu juga diketahui.

Akhirnya, terduga pelaku berinisial AS, orang yang diduga merekam video itu berinisial RS, serta orang yang diduga menyebarkan video itu diamankan di Polsek Plampang. Untuk selanjutnya dilimpahkan ke Polres Sumbawa. “Ketiga orang tersebut sudah kami amankan,” imbuhnya.

Ivan mengungkapkan, terkait kasus dugaan persetubuhan itu, kini tengah ditangani oleh Unit PPA Polres Sumbawa. Dalam hal ini, terduga pelaku dan korban juga sudah dimintai keterangan.

Sementara terkait dugaan penyebaran video asusila itu, ditangani oleh Unit Tipidter Reskrim Polres Sumbawa. Hasil pemeriksaan sementara, RS mengakui bahwa dirinya merekam video itu. Tujuannya untuk memberitahukan kepada keluarga korban. Namun, RS mengaku tidak pernah menyebarkan video itu. Teman AS yang diduga menyebarkan video itu, juga tidak mengakui hal itu.

“Saat ini, kami masih melakukan pendalaman atas kasus ini,” pungkasnya. (HP)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

No More Posts Available.

No more pages to load.