Unit Identifikasi Polres Lombok Timur Lakukan Olah TKP Korban Anak Berusia 2 Tahun Yang Ditemukan Meninggal Dunia

by

news.hukrimntb.com – Unit Identifikasi Polres Lotim bersama SPKT Polsek Sakra Barat lakukan olah TKP penemuan Mayat bocah berusia 2 tahun yang ditemukan sudah meninggal dunia di selokan. Senin sore (5/12) sekitar pukul 15.30 wita.

Kapolres Lombok Timur AKBP. Hery Indra Cahyono, S.I.K, melalui Kasi Humas Polres Lombok Timur, Iptu. Nicolas Oesman menuturkan, jenazah balita itu ditemukan oleh warga Dusun Dasan Lekong, Desa Borok Toyang yakni M.Tahir, Hernawati dan Raihul Hidayati yang merupakan sepupu korban.

Sesaat setelah mendapatkan laporan bahwa ada penemuan mayat anak yang diperkirakan berusia 2 tahun unit Identifikasi Polres Lombok Timur langsung menuju TKP dan benar saja telah ditemukan Mayat anak berusia sekitar 2 tahun, diketahui anak tersebut bernama Dimas Maulana Muksin.

Masih kata Osman; diduga Dimas hanyut dari asal tempat tinggalnya di Batu Rangkok, Dusun Bagek Nyala, Desa Montong Beter Kecamatan Sakra Barat, Kabupaten Lombok Timur.

Lebih lanjut Osman menerangkan, Penemuan mayat itu pun sontak membuat keluarga hj. Jamaiah merasa tak tenang. Sebab, sepulang mengantar makan dan minuman kepada orang yang menggarap sawahnya, sang cucu Dimas Maulana Muksin berusia 2 tahun sudah tidak berada ditempat. Sebelumnya, sang cucu saat ditinggal tengah tertidur lelap.

Sebelum peristiwa nahas itu terjadi, sekitar pukul. 14.00 wita, sang nenek meninggalkan cucunya yang tenang tertidur lelap ke sawah. Tak berselang lama, sang cucu pun sudah tidak ada dikamarnya dan meminta kedua sepupunya  Hernawati dan Raihul untuk mencari.

Kecurigaan kian kuat setelah saluran air yang tak jauh dari lokasi rumah sang nenek membesar. Warga pun beramai-ramai mencari korban dengan cara menelusuri aliran air.

“Beberapa warga berinisiatif menutup pintu saluran air,” tuturnya.

Terang saja, setelah pintu air ditutup tampak mayat sang balita terlihat dan tangisan pun pecah.

Dimas ditemukan sudah dalam kondisi tak bernyawa di Dusun Dasan Lekong yang cukup jauh dari rumah korban.

Penyidik Polsek Sakra Barat yang berada di lokasi kejadian seger melakukan olah TKP. Diduga, korban meninggal dunia karena terhanyut disaluran air.

Osman menghimbau kepada seluruh lapisan Masyarakat agar tetap berhati hati dan waspada dengan cuaca Ekstrim yang akhir – akhir ini terjadi dan cenderung hujan sehingga mengakibatkan luapan Air di beberapa Sungai atau parit, dengandemikian bagi warga yang memiliki anak masih dibawah umur agar tetap  memantau anaknya, hal ini perlu kita lakukan demi keselamatan bersama.pungkasnya.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.